Rabu, 28 Oktober 2015

Bermodal HP Android Anda Bisa Mendapatkan DOLAR Setiap Hari

http://wartapurbalingga.blogspot.com/2015/02/bermodal-hp-android-anda-bisa.html
Ada info menarik buat kamu yang ingin menggali dollar, cukup bermodalkan Gadget Android kamu sudah bisa mendapatkan dollar dengan mudah dan tentunya tidak menyita waktu kamu. Hanya saja, dollar yang kamu dapatkan perharinya memang tidak banyak, paling tidak $1 � $2 dollar saja, tapi jika dikumpulkan dalam waktu 1 Bulan, lumayankan bisa dapat $30.Penarikan saldo bisa dilakukan via PayPal.

Sebenarnya inti dari WHAFF ini adalah Kamu harus mencoba aplikasi untuk beberapa menit, dan kamu bisa mendapatkan $0.10 � $0.30 / aplikasi-nya. Itu bisa kamu dapatkan setiap harinya, semakin banyak Aplikasi yang kamu install maka akan semakin banyak dollar yang kamu dapatkan.

Mau tau caranya?

  1. Download dan Install Aplikasi WHAFF (APK) atau Langsung dari Play Store di Android kamu.
  2. Setelah itu, Login pakai Akun Facebook kamu. Ohya, Masukan kode ini AX92410 dulu biar akun kamu dapat bonus dollar dan ada isinya :P
  3. Selanjutnya, cara mencari dollar-nya adalah dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada didalamnya, atau bisa juga dengan mengikuti misi-misi yang diberikan, seperti menggunakan aplikasi selama 2 menit atau lainnya.
  4. Selesai

Setelah berhasil login silahkan lakukan like FP dari WHAFF dan beberapa aksi lainnya untuk mendapatkan uang.



Untuk cara payout atau pembayarannya Whaff menggunakan banyak metode yaitu Xbox Live Gift, Playstasion@store Gift Card, Amazon Gift Cards, Google play Gift card, steam gift card, facebook gift card, iTune gift card dan Paypal. Kalau saya lebih suka menggunakan Paypal karena bisa dikirim ke Bank Indonesia. Jika belum mempunyai Paypal daftar dulu caranya cara daftar Paypal . 


Untuk cara Payout whaff menggunakan paypal caranya sebagai berikut : Masuk ke aplikasi whaff lalu pilih menu browse lalu pilih exchange. Scroll ke bawah pilih Paypal. Masukan jumlah payout dan e-mail Paypal. Selanjutnya klik Payout. Proses payout akan terkirim dalam waktu 1-3 hari  .

Semoga Bermanfaat :)

Kamis, 04 Desember 2014

Jet Hot Knalpot, Produk Lokal Asal Purbalingga Kualitas Internasional

Jet Hot Knalpot, Produk Lokal Asal Purbalingga Kualitas Internasional
Selama 20 tahun di dunia knalpot membuat Muhajirin paham betul akan seluk beluk knalpot dan sekelilingnya. Lewat workshop Jet Hot Auto Muffler, pria asal Purbalingga ini berkreasi dengan knalpot handmade yang sudah Go ATPM, di luar sejumlah knalpot custom.

"Beberapa mobil ATPM seperti Suzuki, Daihatsu, Toyota, Mecedes-Benz, mobil nasional Tawon bahkan Panser order knalpot ke saya," buka Muhajirin, yang memiliki markas besar di Purbalingga.

Urusan kualitas memang tak main-main. "Pasang knalpot disini pantang balik lagi. Dan untuk yang pakai knalpot stainless dari saya dijamin 10 tahun," ucap Muhajirin. Keinginan konsumen juga sangat diakomodir oleh workshop ini. "Permintaan apapun bisa, mau bikin standar atau racing bahkan perpaduan keduanya," tambah Ketua Paguyuban knalpot se Purbalingga ini.

Salah satu hasil riset dan kreasi Muhajirin yang sudah cukup terkenal adalah knalpot yang diberi nama Jet Hot Hemat BBM dan Extra Power. �Entah karena nama ini kepanjangan atau perfomanya mirip knalpot merk tertentu, jadi orang sering menyebutnya dengan nama knalpot Mugen,� ucap Muhajirin saat ditemui di cabang terbarunya di bilangan Joglo.

Minggu, 02 November 2014

MIster Tukul Jalan-Jalan Di Purbalingga Jawa Tengah

http://wartapurbalingga.blogspot.com/
Jalan-jalan Mister Tukul Arwana yang baru-baru ini menjelajahi kota Purbalingga Jawatengah saat ini, dari mulaih hari rabu malem tanggal 24 September 2014 berkunjung ke makam Arsantaka di Pungkuran sebelah selatan alun-alun Purbalingga. di esok harinya malemnya berkunjung di onje juga yang kata orang onje sendiri mister tukul arwana mengunjungi salah satu tempat masjid yang bernuansa mistis alangkala beduk di masjid mada bulan ramadhan sendiri mau lebaran dah bunyi sendiri' ujar warga onje sendiri.
 

Selanjutnya Malem Hari Tanggal 25 september Mister Tukul menjelajaih Sungai Klawing yang berada di brug banjar kata '' Anas Burhan Udin yang sendiri yang melihat Live mister tukul berada di berug banjar Purbalingga. dan dari grup mister tukul jalan-jalan sendiri Ustad Sholeh Pati mendapatkan mahluk astral yang berada di sungai klawing yang sangat menerangakan. dari supra naturalnya Ustad Sholeh Pati menjajakan Ilmu Trawanganya mengungkap Misteri di Balik Sungkai Kalwing Yang menyeramkan di Brug Banjar tadi malem. setelah Ustad Sholeh Pati menerawang situasi lokasi , segera ustad menggambar keadaan mahluk astral yang berada di sungai klawing ini.

Warga Purbalingga sendiri di minta keterangan oleh juru bicara mister tukul di sungai klawing tersebut sangatlah mistis. dengan di bantu warga setempat salah satu warga di minta bersedia untuk sebagai target pembicaran mahluk halus 'ujar Ustad sholeh Pati '' yang akan di coba untuk menguak mistri di balik sungai Kalwing Bancar P{urbalingga tersebut.

Penemuan dari Ustad Sholeh Pati sendiri bahwa , mahluk astral yang di trawang dengan mesitasinya penghuni dari sungai klawing tersbut sangatlah menyeramkan. Ustad Sholeh Pati Membawakan hasil yang di lukiskan di balik kertasnya .

Dari semua Jalan-jalan Mister tukul di purbalingga membawakan hasil, semua warga purbalingga tersebut tersohor di terlevisi. dan mungkin akan di publikasikan mister tukul jalan-jala.

http://yulianto4u.blogspot.com/2014/09/mister-tukul-jalan-jalan-ke-purbalingga.html

Rabu, 29 Oktober 2014

Gempar, Ditemukan Suku Baru Asli Purbalingga

http://wartapurbalingga.blogspot.com/
Dalam beberapa hari terakhir masyarakat Desa Ponjen dan masyarakat Kecamatan Karanganyar sekitarnya digemparkan dengan isu adanya suku baru asli Purbalingga.

Suku asing tersebut diketahui menempati hutan di Desa Ponjen. Tepatnya, jalan Desa ponjen yang akan dibuka ke arah Desa Karangjambu Kecamatan Karang Jambu. Pasalnya beberapa masyarakat sempat menjumpai sejumlah orang asing di wilayah tersebut dan tidak mengenakan pakaian.

 

Dari informasi (Grup JPNN) yang dihimpun Radarmas di lapangan, orang asing yang dianggap suku terasing tersebut beberapa kali muncul. Namun saat warga hendak menyapa dan menanyakan identitas orang yang tidak mengenakan pakaian tersebut langsung lari dan masuk ke dalam hutan.
 

Kejadian ini kemudian menyebar bukan hanya di Desa Ponjen saja namun sudah merambah ke desa lain yang ada di wilayah Kecamatan karanganyar dan sekitarnya.
 

Warga Desa Maribaya Ahmad Syarif mengatakan, beberapa hari ini dirinya memang mendengar prihal penemuan suku baru di Desa Ponjen. Menurut informasi dari masyarakat, orang tersebut tidak memakai pakaian sama sekali.
 

"Saat mau disapa warga, katanya langsung lari dan cara larinya sangat kencang, sehingga masyarakat tidak bisa menangkapnya," tuturnya.
 

Ia menambahkan, selain itu orang yang dianggap suku baru ini juga sempat terlihat bukan hanya sekali. Masyarakat beberapa kali menjumpai orang yang sama di area pembukaan jalan Desa Ponjen ke arah Desa Karang Jambu yang belum selesai.
 

Bahkan muncul isu lain lagi seperti dituturkan Adi warga Bobotsari. Menurut Adi ada juga kabar yang mengatakan orang-orang asing tersebut beberapa kali muncul dan menghilang secara tiba-tiba. "Konon kabarnya kaya bisa terbang," ujar Adi.
 

Sementara itu kepala Desa Ponjen Zaenal Arifin saat dikonfirmasi Radarmas mengatakan, sepengetahuan dirinya tidak ada suku baru di jalan baru Desa Ponjen menuju Desa Karang Jambu.
 

Namun, dari penelusurannya memang ada sepasang suami istri yang dulunya hidup di kadus IV yang kerjanya di hutan dan buruh. "Setelah dia tidak memiliki tanah kemudian dia menetap di atas daerah pinggiran hutan," tuturnya.
 

Ia menambahkan, orang tersebut namanya Warsidi dan memiliki empat orang anak. Warsidi sudah menetap di hutan tersebut sudah tujuh tahun lebih bersama keluarganya. Selama menetap di pinggiran hutan memang keluarga warsidi tidak pernah turun ke desa.
 

Sehingga, saat masyarakat menjumpai warsidi tersebut dianggap orang asing atau suku baru penghuni hutan tersebut.
 

Ia menjelaskan, setelah warga tersebut diidentifikasi sebagai warga kadus IV Desa Ponjen yang bernama Warsidi. Pihak desa sudah melakukan proses pembujukan agar Warsidi mau meninggalkan hutan dan bergabung dengan masyarakat desa lainnya. Pemerintah Desa Ponjen juga sudah menawarkan tanah kas desa untuk ditempati Warsidi dan keluarganya.
 

"Kita sudah siapkan tanah baru untuk tempat tinggal mereka namun sampai saat ini Warsidi dan keluarganya belum mau meninggalkan hutan," imbuhnya. (jok)
 http://www.jpnn.com/read/2013/05/10/171303/Geger,-Muncul-Suku-Baru-di-Purbalingga-

Sabtu, 25 Oktober 2014

Warga Sirau Rutin Berantas Babi Hutan

http://wartapurbalingga.blogspot.com/Puluhan warga Desa Sirau berburu babi hutan secara massal Rabu (22/10). Perburuan dilakukan karena populasi babi hutan sudah sangat meresahkan para petani. Apalagi menjelang musim tanam, babi hutan biasanya akan merusak tanaman.

Dibantu anjing-anjing pemburu yang sudah terlatih, warga menyisir kawasan hutan yang jadi tempat persembunyian kawanan babi hutan. Akhirnya, satu persatu babi hutan tertangkap. Babi hutan yang berhasil ditangkap ini bukan untuk dikonsumsi atau dijual, tapi dijadikan santapan anjing-anjing pemburu.


Tim pemburu babi hutan Desa Sirau, Mukdori (45) menjelaskan, menjelang musim tanam kegiatan berburu babi hutan memang lebih diintensifkan. Tujuannya agar hewan bercula tersebut masuk ke dalam hutan dan tidak lagi merusak tanaman masyarakat.


�Masyarakat berusaha agar tanaman bisa panen dan menghidupi keluarga,�tuturnya.

Setelah berburu, warga kemudian makan bersama di tengah hutan. Acara berburu babi ini menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antara warga desa.


Dori menambahkan, keberadaan babi hutan di ladang-ladang dekat hutan bukan hanya merusak tanaman milik petani. Biasanya, saat tanaman di ladang sudah habis, tidak jarang babi hutan masuk pemukiman warga.


Kepala Desa Sirau Hendri Sutrisno S Sos menuturkan, biasanya babi hutan menyerang tanaman masyarakat yang dekat dengan hutan. Selain dekat dengan habitat, saat diburu babi akan kembali ke hutan dan menghilang.


�Sudah menjadi kegiatan rutin untuk memerangi babi hutan agar tanaman masyarakat bisa panen,� jelasnya.(Jok/bdg)

Senin, 20 Oktober 2014

Listrik mati di Jateng karena gardu di Ungaran tersambar petir

http://wartapurbalingga.blogspot.com
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku sedih setelah banyak wilayah di Jawa Tengah mengalami pemadaman listrik, Senin (20/10). Padahal hari ini adalah masyarakat tengah menyaksikan upacara dan syukuran pesta rakyat pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

"Listrik mati saya sedih di daerah Semarang Barat lewat Twitter masyarakat banyak yang mengadu ke saya bahwa listrik banyak yang di daerahnya yang mati," ungkap Ganjar Pranowo saat memberikan pidatonya di acara malam Pesta Rakyat Syukuran Pelantikan Jokowi di Kawasan Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Jawa Tengah Senin (20/10) malam.

Padamnya listrik ini, menurut Ganjar karena terjadi gangguan arus pendek yang terjadi di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. "Ternyata ada petir yang menyambar salah satu rangkaian listrik di travo PLN wilayah Ungaran. Kasihan mereka tidak bisa tonton rakyat yang sedang merayakan pelantikan Jokowi sebagai Presiden berlangsung," ujarnya.

Pemadaman listrik terjadi di wilayah Purwokerto dan sekitarnya mulai pukul 17.30 WIB. Sejumlah warga mengeluhkan pemadaman yang terjadi tanpa pemberitahuan.

Humas PLN Banyumas, Tri Elok Pribadi saat dihubungi wartawan mengatakan padamnya listrik terjadi akibat adanya gangguan di Gardu Induk Ungaran. "Info dari APD Jateng-DIY, trafo I dan II gardu induk 500 kVA mengalami trip," ujarnya.

Dia mengemukakan, dari informasi yang didapat, wilayah yang mengalami pemadaman listrik meliputi Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Tegal, wilayah Semarang barat, Purworejo, Brebes hingga Yogyakarta.

http://www.merdeka.com/peristiwa/listrik-mati-di-jateng-karena-gardu-di-ungaran-tersambar-petir.html

Sabtu, 11 Oktober 2014

Jembatan Linggamas Belum Juga Dikerjakan

http://wartapurbalingga.blogspot.com/
Pembangunan tahap III jembatan Linggamas belum juga dikerjakan, meskipun Pemkab proyek tersebut sudah terlelang
30 September lalu. Dari pantauan di jembatan Linggamas, Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Selasa (7/10), belum nampak aktifitas pembangunan. Alat-alat pembangunan dari pihak rekanan juga belum terlihat berada di lokasi. Untuk diketahui, per 30 September 2014, PT Daya Samudera Cipta Mandiri Banjarnegara menang lelang megaproyek senilai Rp 3,4 miliar tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Purbalingga, Sigit Subroto mengatakan proyek ini bisa dikerjakan mulai tanggal 5 Oktober, setelah melewati masa sanggal empat hari dari waktu pengumuman pemenang lelang. Namun, saat dikonfirmasi Selasa (7/10), Sigit mengatakan, realisasi fisik akan dikerjakan pada tanggal 8 Oktober atau hari ini sesuai Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Adapun kontrak kerjanya tertandatangani 6 Oktober.

�Pengerjaan awal akan membenahi tulangan untuk cor, karena kemungkinan ada yang kurang dan harus dilengkapi. Ini memakan waktu sekitar dua minggu, dan dilanjutkan pengecoran,� katanya.

Pembangunan pembangunan proyek Jembatan Linggamas tahap III akan dilaksanakan dalam waktu 60 hari kerja. Dengan asumsi tersebut, pada 10 Desember pengerjaan sudah dapat diselesaikan. �Harapannya semua pekerjaan fisik tahap ketiga jembatan bisa rampung dan tidak terjadi kendala yang menyebabkan putus kontrak,� katanya. (Ryan Rachman/CN38/SM Network)

http:// berita. suaramerdeka. com/jembatan-linggamas-belum-juga-dikerjakan/